Tambah Satu Juta Wisatawan Dengan Bebas Visa

Jakarta - Kebijakan bebas visa kunjungan akan menambah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Kementerian Pariwisata memproyeksikan kunjungan wisatawan dari 30 negara penerima bebas visa-yang resmi berlaku mulai Juni 2015-akan mencapai 4,12 juta orang pada 2015.
"Dari hasil kajian, pemberlakuan kebijakan bebas visa kunjungan kepada 30 negara akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 1 juta orang per tahun," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, Rabu (8/7).
Dengan demikian, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dari 30 negara penerima bebas visa tersebut mencapai 5,16 juta pada 2016 dan 6,45 juta pada 2017. Kemudian pada dua tahun berikutnya diperkirakan 8,06 juta dan 10,8 juta wisman.
Selama ini, kebijakan bebas visa kunjungan telah diberikan kepada 15 negara. Negara-negara tersebut adalah Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, Cile, Maroko, Peru, Vietnam, Ekuador, Kamboja, Laos, Myanmar, Hongkong SAR, dan Makau SAR.
Tahun ini, melalui Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015, pemerintah memberikan bebas visa kunjungan kepada 30 negara lainnya. Targetnya, jumlah wisman meningkat.
Menurut Arief, cara paling cepat meningkatkan kunjungan wisman adalah melalui kebijakan bebas visa kunjungan. Berdasarkan kajian APEC, misalnya, pemberlakuan kebijakan bebas visa kunjungan akan mendorong pertumbuhan pariwisata rata-rata 18 persen. Di negara-negara G-20, atau 20 negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, mendorong pertumbuhan pariwisata 5-25 persen.
Sebagai pasar wisman terbesar, Tiongkok adalah negara yang prospektif. Kondisi ini didukung pertumbuhan ekonominya yang stabil tinggi dan daya beli masyarakat yang relatif tinggi. Tiongkok adalah salah satu dari 30 negara yang mendapat bebas visa kunjungan itu.
Wisman asal Tiongkok yang tahun ini datang ke Indonesia diperkirakan 1,3 juta orang atau naik hampir 50 persen dari realisasi tahun lalu yang sebanyak 900.000 orang. Adapun kunjungan wisman Jepang tahun ini diproyeksikan 530.000 orang. Jepang merupakan negara yang wisatawannya banyak berkunjung ke Indonesia.
Melihat dampaknya yang positif, Arief berencana menambah bebas visa kunjungan lagi. "Kebijakan ini membuka lebih banyak peluang untuk mendulang devisa dan menaikkan pendapatan langsung masyarakat dari pariwisata," kata Arief.

kompas.com
 
Design by OmahBloggerIndonesia | Omah Blogger Indonesia Free Education and Training - Computer - Internet - Site | L30 Sweat Design, Magelang-Indonesia